Buat Edwin

Malam, bagaimana kabarnya dia disana. Apakah dia rindu saya? Apakah dia ingat saya? Saya bertanya walau tak ada jawabnya. Andai saja dia mau menjawab, dia bisa jawab. Saya tahu kamu lagi kuliah, yang semangat ya kuliahnya cepet selesaiin tuh dan jadi anak sukses. Kamu hebat deh saya gak nyangka kamu bisa melebihi saya soalnya saya gak kuliah. Kamu tau gak kalau saya juga pengen kuliah seperti kamu ambil jurusan kesehatan lebih tepatnya keperawatan. Kamu doakan saya ya, supaya impian saya juga terwujud. Kapan ya kita bisa bertemu tanpa sengaja kaya waktu itu. Di taman kamu sedang duduk dengan seseorang, dia perempuan cantik pula. Saya tahu dia temanmu. Cinta memang begitu dia pulang dan pergi. Kita belum dewasa makanya belum bisa setia. Sama saya juga. Tapi, saya merasa kalau kamu lain dari yang lainnya. Kamu beda. Andai aja dulu kita kenalan lebih awal dan lebih lama mungkin ceritanya akan beda. Semoga apa yang hati saya rasakan dan harapkan kamu juga sama.

Segitu aja.

Komentar

Postingan Populer