My Skincare Routine | Cerita Tentang Saya

Setelah dua bulan berlangganan skincare routine dari dokter. Aku memutuskan untuk berhenti. Ada alasan dibaliknya. Alasan pertama, finansial yang gak mencukupi. Karena harga skincare routine dari dokter emang mahal. Dan aku juga belum kerja, cuma ngandelin uang orang tua. Kedua, jarak dari rumah aku ke klinik kecantikan lumayan jauh. Butuh waktu sekitar setengah jam untuk sampai ke sana. Belum lagi aku harus bolak-balik ke sana setiap salah satu skincare aku abis. Bisa sih diantar ke rumah cuman kan tetep aja harus bayar ongkos kirim.

Dengan berhentinya aku dari skincare dokter. Aku bingung lagi harus pake skincare apa? Skincare yang pastinya cocok di wajah dan dompet aku. 

Dengan bantuan google aku cari-cari deh nama skincare yang mungkin cocok di wajah aku. Enggak tahu kenapa, kali ini pilihanku jatuh pada produk skincare-nya Wardah. Mungkin karena riview-nya bagus dan aku belum pernah coba jadi penasaran. Hehe...

Produk Wardah yang aku pilih dan coba untuk pertama kalinya adalah cuci mukanya yang Wardah Hydramild Aloevera Facial Wash. 

Gak lupa aku juga cari info seputar cara ngelepas skincare dari dokter. Diantara info yang aku dapat dan lakukan: 

  1. Kalau mau ganti face wash atau sabun cuci muka gak usah jeda dulu, boleh langsung aja dipakai fw barunya.
  2. Lain lagi kalau kamu mau lepas day krim or night krim, aku biasanya kurangin dosis pemakaian dari yang tadinya banyak-banyak kalau pake dikurangin dikit-dikit jadi pakenya makin tipis-tipis. Inget ya, nguranginnya pelan-pelan. Sampe aku gak pake krim itu sama sekali selama tiga hari, ini berfungsi untuk menetralkan wajah. Hal ini juga bisa kamu lakuin kalau mau ganti krim wajah.

Riview Wardah Hydramild Aloevera Facial Wash

Ini riview jujur berdasarkan pengalaman aku, ya. Saat pertama kali aku cuci muka pakai si Wardah Hydramild Aloevera Facial Wash, aku ngerasa wajah aku tuh bersih, seger, dan pastinya di wajah aku yang normal to dry ini dia gak bikin kering banget apalagi ketarik. Yah, kering normal gitu. Dan pas bangun pagi, kan sorenya aku cuci muka pakai dia, wajah aku tuh lembab dan cerahan gitu walaupun gak cerah banget, like healthy skin. Kalau menurut aku sih, ini sabun cuci muka mirip sama yang dikasih dokter kemarin, pas dipakai busanya sedikit dan mild tapi tetep bersih. Dengan bukti wajah aku gak berjerawat atau beruntusan. Dan ada lagi, di kulit aku yang rosacea hebatnya dia gak bikin muka aku merah-merah setelah pemakaian, gak kaya fw sebelumnya.

Jangan khawatir juga soal harga karena dia itu terjangkau banget cuma Rp15.000 pas aku beli di minimarket. 

Riview Wardah UV Shield Essential Sunscreen Gel SPF 30 PA+++

Sehabis nyoba fwnya Wardah, aku tertarik juga buat coba sunscreennya. Karena inget sama kata-kata Bu dokter kalau aku tuh harus (wajib) pakai sunscreen karena wajah aku yang rosacea. Waktu itu aku beli yang Sunscreen spf 30 pa+++ dari toko online, harganya cuma Rp 25.000 aja. 

Sebelum aku coba sunscreennya Wardah aku lakuin langkah no. 2 dulu, kalau yang ini sih berdasarkan keyakinan aku doang. Cuma pengen lebih aman aja, takut breakout. Aku pas coba sunscreennya tes dulu dibagian wajah aku tapi sebelahnya doang. Ini sih cuma untuk memastikan takut gak cocok, tapi alhamdulillahnya cocok. Walaupun setelah dua kali pemakaian sempet muncul satu, dua jerawat tapi buat aku ini fine aja, aku terus pake dan ternyata jerawat aku gak bertambah banyak (berarti ini cuma jerawat puber). Ini sebenernya terlalu beresiko kalau kamu langsung tes kaya aku. Saran dari aku mending tes di area belakang telinga aja.

Saat diaplikasikan ke wajah, sunscreen-nya mudah di blend, mudah diratakan, teksturnya ringan, gak ngasih efek white case juga jadi don't worry to belang. Waktu menyerap ke kulitnya juga gak lama alias cuma sebentar. Dia juga melembabkan loh. Tapi, jangan heran ya, kalau udah sekitar 30 menitan atau lebih muka kamu masih basah sama sunscreen-nya (gak kering-kering padahal udah menyerap ke wajah). Itu sih yang aku rasakan, apa emang semua sunscreen kaya gitu? No problem masih bisa diakalin kok.

Oh, ya. Bagusnya lagi sunscreen Wardah ini mengandung board spectrum artinya dia itu memproteksi kulit wajah kita dari sinar UVA dan UVB, juga blue light dari handphone. Plus, 0% alkohol and non-comedogenic.

Kesimpulan, aku merekomendasikan Wardah Hydramild Aloevera Facial Wash untuk kalian yang lagi cari fw yang ingridiens-nya gak macem-macem, gak memutihkan. Menurut aku, ini fw juga bakal cocok di kulit yang berjerawat, kering, atau sensitif sekalipun kaya aku. Soalnya, aku ingetin lagi ya...takutnya kalian lupa, kalau wajah aku itu jerawat rosacea dengan tipe normal cenderung ke kering dan sensitif.

Sunscreen-nya juga aku rekomendasikan terutama untuk pemilik kulit kering atau kaya aku. Karena di aku, dia itu sangat melembabkan, tapi gak kilang minyak.

Thank you for reading...

Komentar

Postingan Populer